Memuat

View AllPeristiwa

View AllKriminal

UPDATE

IMAM BESAR MASJIDIL HARAM DO'A KAN ANIES BAWESDAN MENJADI PEMIMPIN AMANAH

Imam Besar Masjidil Haram Syaikh Abdurrahman as Sudais Bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan




Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan mendapatkan kehormatan bersilaturahmi dengan Imam Besar Masjidil Haram Syaikh as Sudais akrab disapa demikian atau lengkapnya Dr. Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan yang sederhana tersebut tanpa embel-embel politik praktis tentunya. Dilihat dari acaranya kemungkinan hubungan primordial sesama muslim. Dimana Imam Besar Masjidil Haram tersebut berpesan agar pak Anies sebagai pimpinan atau Gubernur dituntut untuk amanah dan mengayomi warganya. Pastinya, dengan iman islam sebagai pelindung rakyat.

Syaikh Abdurahman as Sudais memberikan kenang-kenangan cindera mata berupa Mushaf Al-Qur’an. Beliaunya juga berpesan dalam tulisan kepada orang nomor satu di DKI Jakarta itu, agar menjadi pemimpin yang baik dan adil bijaksana.


Berikut terjemahan surat yg ditulis di Mushaf itu, hadiah, tanda cinta, sayang, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta untaian doa yang tidak terputus-putus untuk Saudaraku DR. Anies Baswedan (Semoga Allah selalu menjaga beliau)

Ucapan selamat teruntuk beliau atas apa yang Alloh Subhaanahu Wa Ta'alla anugerahkan berupa menjadikan beliau Gubernur Jakarta.

Saya berwasiat kepada beliau agar senantiasa bertakwa (takut) kepada Allah Subhaanahu Wa Ta'alla dan berpegang teguh kepada Al-Qur'an Yang Agung ini dalam setiap hal.

Saya memohon kepada Allah Subhaanahu Wa Ta'ala untuk beliau semoga senantiasa diberikan taufik dan bimbingan dengan doa yang tulus dari Negeri Haramain yang Mulia dan untuk Bangsa Indonesia Tercinta.

Yang mencintaimu karena Allah Taala.

TTD

Dr. Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais.

Demikian, kemungkinan besar pesan tertulis Imam Besar Masjidil Haram tersebut kepada mantan menteri Pendidikan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. ( * )





PERSAHABATAN ITU BAGAI KEPOMPONG

KOREM 082 CITRA PANCA YUDHA JAYA MOJOKERTO DENGAN WARTAWAN SELASA, 18 / 6

Komandan Korem 082 CPYJ Mojokerto Kolonel Arm. Rully Chandrayadi:

"Wartawan itu bukan kawan saya melainkan, sahabat saya " 



Takada gading yang tak retak, semua yang ada di dunia itu tidak sempurna. Demikian yang dikatakan oleh komandan Korem 082 Citra Panca Yudha Jaya ( CPYJ ) Kolonel Arm. Rully Chandrayadi, S.H, Padawaktu acara Halal Bi Halal dengan wartawan Mojokerto Jawa Timur. Petinggi TNI AD Korem 082 CPYJ itu berkata demikian bukan tanpa alasan. Awalnya dia berkeinginan berbuka puasa ramadhan dengan para insan pers tersebut. Namun nampaknya, kesibukan aktivitas yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga, acara buka bersama batal dan di ganti acara ramah tamah Selasa, (18/6) disalah satu rumah makan di Kota Mojokerto.

Menurut dia, komunikasi dan silaturahmi dengan awak media bagian dari wahana wawasan dalam hal informasi. Apa yang didapat oleh anggota Korem 082 CPYJ, belum tentu sama dengan yang diperoleh awak media. Sinkronisasi dalam mewujudkan stabilitas Negara harus tetap dijaga marwahnya.

“Wartawan itu bukan kawan saya melainkan, sahabat saya,” demikian kata Kolonel Rully Chandrayadi. Kalau yang namanya sahabat, tentunya mengerti apa yang menjadi kekurangan sahabatnya itu. “Saya terimakasih sekali, hubungan dengan wartawan disini. Dengan informasi yang disampaikan bisa meredam situasi saat ini yang masih gerah alias sumuk,”kata Rully.

Rully pun mengajak para wartawan Mojokerto, berolahraga bersama dilapangan "Para Raider Batalyon 503 Mayangkara" Mojosari Mojokerto. “Saya tunggu kalian jam 08.00 WIB disana, lewat jam yang ditentukan, aku tinggal kau,’’ canda dia. Just kidding just for Laught.

Acara ditutup dengan iwak phitiek mudina, tahu tempe kancana. Kembang jepun merang teles, matur suwun pengeran sing mbales. Kembang sentul, awakmu ngalor aku ngidelll…  .( uncle owob )










Ribuan Peserta Jalan Sehat Ramaikan HUT Kota Mojokerto Ke 101

Ning Ita Walikota Dan Cak Rizal Wawali Lepas Peserta Jalan Sehat di Lapangan Raden Wijaya Surodonawan Senin,17/6 Dalam Rangka HUT ke 101 


Rangkaian Hari Jadi Kota Mojokerto Jawa Timur yang ke 101, diawali dengan senam massal, jalan sehat dan pengobatan gratis di lapangan Raden Wijaya Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon. Sekitar 3500 orang lebih yang mengikuti kegiatan tersebut Senin, 17 Juni 2019.
Walikota dan Wakil Walikota, Ning Ita dan Cak Rizal serta Forpimda setempat ikut memeriahkan acara tersebut. Menariknya kegiatan tersebut pemberian doorprice, sebagai pemantik reaksi serta semangat peserta.
Ning Ita Timbang Badan
Ketua panitia penyelenggara, Christiana Indah Wahyu Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengatakan kegiatan ini, untuk mengolahragakan masyarakat, dan memasyarakatkan olahraga agar, warga Kota Mojokerto senantiasa terbiasa dengan pola hidup sehat. Tidak saja dengan olahraga namun, dapat kiranya menjaga kesehatan dengan melakukan chek up kesehatan tiga bulan sekali di Puskesmas-puskesmas.
Usai melepas jalan sehat, Ning Ita Walikota Mojokerto mengunjungi stand kesehatan dari berbagai rumah sakit yang ada. Ning Ita juga mencoba alat tes kesehatan timbang berat badan. Nampak, dari mimik wajah Ning Ita kaget dan tersenyum. Tampaknya, berat badan ning Ita bertambah se usai puasa Ramadhan.
Dari pantauan dilapangan, peserta kegiatan jalan sehat mayoritas ASN, tidak melibatkan unsur masyarakat Kota Mojokerto keseluruhan. Sehingga kebahagiaan dalam menyambut Hari Jadi Kota Mojokerto ke 101 ini, terasa hambar. Pasalnya, yang menikmati kebahagiaan ini hanya golongan tertentu saja. Wis embuh rekkk…pikiren dewe, hehehe just Kidding Just For Laught. Puas..puas..puasss…(uncle owob)


DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS
OLAHRAGA
DETAKINSPIRATIF
KRIMINAL
Superbigmatch
BUDAYA
Superbigmatch
SENI
Superbigmatch
SEJARAH
Superbigmatch

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD