Memuat

View AllPeristiwa

View AllKriminal

UPDATE

PEMBUNUH BERDARAH DINGIN DI DORRR....

Tsk Rosat Dihadapan AKBP. Sigit Dany dan Kasatreskrim AKP. Hariyono, Waka Polres Kompol Hadi Suprayitno dan
Kasubag Humas  Iptu Sukatmanto 




PERBURUAN Tim Crime Hunter Polres Mojokerto Kota Jawa Timur terhadap pembunuh berdarah dingin Rosat. Akhirnya membuahkan hasil.

Tersangka Rosat ditangkap dikawasan stasiun Senen Jakarta Pusat (15/8). Ketika akan ditangkap tsk melakukan perlawanan. Sehingga, petugas harus menembak kaki kirinya.

Tsk. Rosat tergolong licin, petugas harus melakukan pengejaran dari Mojokerto-Ngawi-Jakarta hingga Bogor.

Tim Crime Hunter Polres Mojokerto Kota Jawa Timur, dalam melakukan penangkapan  bekerja sama dengan Polda Metro Jaya Jakarta dan Polda Bogor Jawa Barat, dalam melakukan perburuan tsk pembunuh anak-anak itu.

Tsk. Rosat pada bulan Juni 2018 bulan lalu, telah melakukan pembunuhan terhadap korban Elsa,14, warga Lingkungan Yayasan Majapahit Balongcangkring, Mentikan, Prajurit Kulon Kota Mojokerto Jawa Timur.

Motif pembunuhan yang dilakukan tsk Rosat terhadap korban Elsa, karena korban tidak mau di ajak hohohihek alias diajak hubungan intim.

Sehingga tsk yang libidonya sudah tidak bisa ditahan, tega menghabisi nyawa korban dengan sadis. Korban dianiaya terlebih dahulu hingga meninggal dunia. Dalam keadaan tidak bernyawa, korban disetubuhi.

Puas melakukan perbuatan syetannya, tsk kemudian membuang jenasah korban ke sungai Kotok yang tidak jauh dari Lingkungan Yayasan Majapahit atau dahulu kala dikenal dengan nama bekennya lokalisasi BC.


Dikatakan, AKBP. Sigit Dany, Kapolres Mojokerto Kota Jawa Timur kepada media, Jum’at (17/8) siang. Untuk mengungkap pembunuhan anak-anak ini, ia bersama jajaranya bekerja ekstra.

Pasalnya, pelaku pandai berkamuflase. Selain itu, pelaku mempunyai daya jelajah serta jam terbang tinggi.

“ Penangkapan ini, kita ungkap pada hari ulang tahun Kemerdekaan RI ke 73. Sebagai kado prestasi bangsa,”tutur dia.

Tersangka diancam UU Perlindungan anak pasal 80 ayat (3) UU RI N0. 35 tahun 2015. Dengan ancaman pidana penjara 15 tahun atau denda Rp. 3 Miliar.  Dan pasal 81 ayat(1) UU RI N0.35 tahun 2015. Ancaman pidana penjara paling lama 3 tahun, 6 bulan atau denda Rp.72 juta. ( MJ-1).





MAMPU MENGENDALIKAN EMOSI DAN MENTAL JUARA

Coach Fakhri Husaini dan David Maulana ( C) 

Ketenangan emosi para pemain Timnas U-16 Indonesia serta mental juara, menjadikan mereka  keluar sebagai juara Piala AFF U-16, 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3, Sabtu (11/8/2018) malam.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta ini, kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Indonesia unggul terlebih dahulu lewat Fajar Faturachman pada menit ke-32.

Namun, Thailand berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Apidet Janngam pada menit ke-71. Alhasil laga harus berlanjut ke babak adu penalti.

Kiper Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi berhasil menepis dua tendangan pemain Thailand. Sementara keempat algojo Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Indonesia berhasil menang dengan skor 4-3.

Ini adalah gelar pertama Indonesia di kompetisi ini sejak pertama kali digelar pada tahun 2002.

Susunan pemain :
Indonesia
Ernando Ari Sutaryadi; Amiruddin Bagas Kaffa, Komang Teguh Trisnanda, Fadillah Nur Rahman, Mochamad Yudha Febrian; David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah; Muhammad Supriadi, Amiruddin Bagus Kahfi, Amanar Abdillah

Pelatih: Fakhri Husaini

Thailand:
Anuchid Taweesri; Arthit Bua Ngam, Chatmongkol Rueangthanarot, Jakkrapong Sanmahung, Pongsakorn Innet; Thanarin Thumsen, Sarawut Soawaros, Thanakrit Laorkai, Sattawas Leela; Sitthinan Rungrueang, Thodsawat Aunkongrat.

Pelatih: Thongchai Pungreangleas

PARTAI FINAL TIMNAS U16 INDONESIA VS THAILAND MALAM INI

Partai pamuncak piala AFF U-16 di Gelora Delta Sidoarjo nanti malam Sabtu (11/8) antara Timnas U-16 Indonesia dan Thailand siaran live Indosiar pukul 19.00 WIB. 

Pertemuan Timnas U-16 Indonesia vs Thailand ini bisa dikatakan sebagai partai final ideal. Indonesia dan Thailand menjadi dua tim yang selalu meraih kemenangan dari sejak fase grup hingga semifinal. 

Indonesia lolos sebagai pemuncak Grup A dengan koleksi 15 poin. Adapun Thailand finis di posisi teratas Grup B dengan 12 poin. 

Pasukan Fakhri Husaini tercatat sebagai tim paling produktif di turnamen ini dengan 22 gol dari enam laga. Amiruddin Bagus Kahfi Al Fikri juga menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFF U-16 2018 dengan 12 gol. 

Sementara itu, Thailand tercatat sebagai tim yang paling sedikit kebobolan. Mereka cuma kemasukan dua gol dari lima pertandingan. 

FInal Piala AFF U-16 2018 antara Thailand dan Indonesia akan dimainkan pukul 19.00 WIB. Laga tersebut bakal disiarkan langsung oleh Indosiar. 

Beberapa jam sebelumnya, duel perebutan posisi ketiga digelar antara Malaysia dan Myanmar. Dua tim itu kalah dengan skor identik, 0-1, pada semifinal lalu. (*)

Berikut jadwal final Piala AFF U-16, Sabtu, 11 Agustus 2018:

Perebutan posisi ketiga:
Myanmar vs Malaysia, pukul, 15.30 WIB


Final : 
Indonesia vs Thailand, pukul 19.00 WIB

DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS
OLAHRAGA
DETAKINSPIRATIF
KRIMINAL
Superbigmatch
BUDAYA
Superbigmatch
SENI
Superbigmatch
SEJARAH
Superbigmatch

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD