Memuat

View AllPeristiwa

View AllKriminal

UPDATE

GUBERNUR SIDAK TPS, CALON PENUMPANG BIS BANYAK YANG TERLANTAR

Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa, Didampingi Walikota Mojokerto Ning Ita dan Wakil Walikota Cak Rizal, Kunjungi TPS 07 Kelurahan Balongsari Kota Mojokerto, Rabu 17 April 2019



Hari H Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pileg dan DPD Rabu,17 April 2019, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa pantau situasi dibeberapa daerah antara lain, di Kabupaten Jombang di TPS 20 & 21 Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, kemudian di Kota Mojokerto di TPS 07 Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari jalan Empunala 35. Di Kabupaten Mojokerto di TPS 19 Jalan raya Mlirip 309 Kecamatan Jetis. Dilanjutkan ke Sidoarjo TPS 18 di Balai RW 08, Perum Pondok Mutiara Sidoarjo dan kunjungan terakhir TPS 7 Taman Bungkul Depan Rumah sakit Sumitro Surabaya.

Dalam kunjungannya ke Kota Mojokerto, Gubernur Jatim itu mengajak media untuk ikut menjaga kondusifitas, kerukunan, kenyamanan dalam pemberitaan. Sehingga, usai pemilu kondisi kamtibmas tetap aman terkendali.

Sementara itu, disisi lain banyak calon penumpang diterminal Kertajaya Mojokerto dan terminal Purabaya Surabaya yang terlantar tidak mendapatkan angkutan umum. Padahal mereka pulang kampung bertujuan mengikuti pemilu.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Gubernur  Kofifah, alih-alih mau menjawab. Malahan dilimpahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Propensi M. Toha. Setelah itu langsung menuju bis tanpa menghiraukan warganya yang terlantar.

Secara umum pemilu 17 April 2019 di wilayah Mojokerto belum ada laporan kejanggalan atau protes. (MJ-1)

BANTUAN GEROBAK, ELPIJI DAN TENDA UNTUK PEDAGANG


Ning Ita Walikota Mojokerto Didampingi Kadis Perindag Rubi Hartoyo Berikan  Bantuan Kepada Pedagang Berupa Gerobak plus elpiji dan Tenda, Selasa 16 / 4 Gedung RAW Material Surodinawan

Sebagian Pedagang kaki lima ( PKL ) di Kota Mojokerto yang belum mempunyai wadah organisasi atau mereka yang berjualan secara bongkar pasang, bisa tersenyum lepas. Para pedagang tersebut mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ), berupa gerobak dagang, gas elpiji serta tenda. Bantuan tersebut diserahkan oleh Walikota Ika Puspitasari  akrab dipanggil ning Ita. Di Gedung RAW Material Disperindang Surodinawan Selasa, 16/4.

Kepada para pedagang yang menerima bantuan secara seremonial, diharapkan bisa memanfaatkan bantuan dari pemerintah tersebut untuk kepentingan usaha. Perempuan tangguh di Kota Mojokerto tersebut juga memperingatkan agar, bantan tersebut jangan diperjual belikan. Manakala ketahuan diperjualbelikan, walikota  emoh memberikan bantuan lagi.

Ning Ita mengupayakan untuk warga Kota Mojokerto yang mempunyai usaha mandiri namun kekurangan modal, dengan memberikan bantuan  keuangan tanpa bunga di Bank Pasar Rakyat Syariah   ( BPRS ). “ Kita mendidik masyarakat untuk tidak menengadahkan tangan, tanpa mempunyai tanggungjawab. Caranya, mereka dikasih modal namuan harus mengembalikan. Dalam pengembaliannya tanpa bunga,”kata Ning Ita.

Yang muda harus kreatif, jangan menengadahkan tangan. Yang tua saja masih terus berjuang dalam memenuhi hidupnya,”ujar Ning Ita,


Ning Ita mengajak warganya yang produktif untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Pasalnya, Pemkot Mojokerto saat ini telah membuat wadah yang namanya Mojokerto Akademi Kreatif ( MOKAS ).

Walikota berharap, Kota Mojokerto menjadi Kota Kreatif. Warganya tidak mencari pekerjaan, namun menciptakan lapangan pekerjaan. Misal, ekonomi kreatif. Dimana saat ini semua orang baik dari anak balita hingga yang tua sudah pandai menggunakan IT. Dari situ ekonomi kreatif akan tercipta.

Era digital saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Keberadaan uicorn atau online harus dikembangkan sebaik mungkin. Keberadaan  warung kopi berbasis teknologi internet, saat ini sedang menjamur seperti cendawan dimusim hujan. Generasi milineal di Kota Mojokerto yang melek IT, sudah bisa dikatakan luar biasa. Mereka paham akan operasional aplikasi jenis apapun.

Meihat itu, Pemkot Mojokerto berupaya mencarikan terobosan pasar. Agar kreatifitas kaum milineal di Kota Mojokerto ini bisa berkembang dengan baik dan menciptakan lapangan pekerjaan.  

Disperindag Kota Mojokerto untuk sementara menerima bantuan gerobak plus gas elpiji sebanyak 100 unit, namun yang diterima sementara 50 unit dan tenda sebanyak 100 unit dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. 

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga akan membangun 4 pasar rakyat yang akan digarap secara modern. Sedang pasar PKL yang ada di Benpas yang terbakar tersebut, tahun ini akan segera dikerjakan dan dikembangkan lebih besar tiga lantai guna menampung 250 pedagang. ( wib )






PEMUDA DUA PULUH TAHUN PENGEDAR NARKOBA

Para TSK Narkoba Polres Mojokerto Kota, Jum'at 12/4


Mojokerto sudah stadium akut dalam kategori peredaran narkoba. Jajaran Polres Mojokerto Kota Jawa Timur kembali menangkap para pelaku pengedar narkoba jenis sabu dan pil tablet double L dan Inex. Dari tujuh orang pelaku atau tersangka, tiga diantaranya sudah dilimpahkan ke penyidik Kejari Mojokerto. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Mojokerto Kota Jawa Timur AKB. Sigit Dany Setiyono kepada wartawan pada saat pres conference di aula Prabu Hayam Wuruk Polres setempat.
Para tersangka tersebut diantaranya, Rizki Fadhilulloh (20 ) warga Jalan Panderman Raya Kelurahan Wates Magersari, Ismail Waluyo( 36 ) Kelurahan Gedongan Magersari, Didik Budi setiawan (47) warga Mentikan Kecamatan Prajurit Kulon, Rince ( 35 ) Warga Jalan Niaga kelurahan Sentanan Kecamatan Kranggan, salah satu tersangka perempuan, Iwan Cahyono ( 42 ) warga Sooko GG. 4, Rizal Nur Iman (27) Dusun Berat Kidul Desa Berat Kuon Kecamatan Kemlagi, dan Ayub Imaduddin ( 23 ) warga Dusun Segawe Kidul, Desa Mojowono Kecamatan Kemlagi.

AKBP. Sigit Dany Setiyono (Tengah )
Kiri; ( Kasubag Humas AKP. Sukatmanto)
Kanan; ( Kasat Narkoba  AKP. Hendro Susanto)
Barang bukti yang diamankan 1000 butir tablet Double L, sedangkan untuk BB Sabu seberat 5,82 gram. Dikatakan Kapolres Mojokerto Kota AKBP. Sigit Dany Setiyono, para pelaku yang tertangkap para pemain lama semua, dan mereka sudah keluar masuk bui. Mereka pengedar yang dikendalikan dari dalam Lapas Porong Sidoarjo Jawa Timur.
“ Mereka nekat menjadi pengedar narkoba dikarenakan, hasil yang diraup lumayan besar. Sehingga, mereka memilih menjadi pengedar narkoba daripada bekerja dijalan yang benar,” kata Kapolres.
Kapolres juga mengharapkan kepada para orang tua yang masih memiliki putra – putri dengan usia produktif, agar sering diajak komunikasi dirumah. Supaya jangan sampai salah pergaulan. Para Bandar narkoba nampaknya, menyerang suatu negara dengan meracuni generasi muda atau pilar Negara. Lemahnya pemuda akan memudahkan menghancurkan Negara tersebut.
Mari kita jaga anak-anak kita dengan kegiatan positif jangan sampai terjerumus kejurang kemaksiatan.     ( MJ-1 )

DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS
OLAHRAGA
DETAKINSPIRATIF
KRIMINAL
Superbigmatch
BUDAYA
Superbigmatch
SENI
Superbigmatch
SEJARAH
Superbigmatch

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD