Memuat

View AllPeristiwa

View AllKriminal

UPDATE

MELEDAK PABRIK BIO ETHANOL, PULUHAN ORANG KARYAWAN LUKA BAKAR SERIUS, TIGA ORANG MENINGGAL DUNIA

 

Pabrik Pengolahan Bio Ethanol PT Energy Argo Nusantara, Mojokerto Jatim Meledak, Senin (10/8)



Pabrik pengolahan Bio Ethanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meledak, Senin (10/8). Akibat ledakan tersebut satu orang karyawan pabrik meninggal dunia dilokasi kejadian.

Selain menyebabkan korban meninggal dunia dan puluhan luka bakar berat, ledakan tersebut menyebabkan belasan rumah warga Dusun Sukosewu, Gempolkrep, Gedeg, Mojokerto Jawa Timur rusak parah.

Humas PT Energi Agro Nusantara, Aril mengatakan, area yang terbakar berada di area produksi bio Ethanol, dan saat kejadian sedang ada aktifitas.

“Yang terbakar area produksi Bio Ethanol,” kata Aril singkat, Senin (10/8/2020).

Kebakaran tersebut membuat tiga tungku besar untuk penyimpanan Bio Ethanol meledak, dan merambat ke tangki lainnya. (MJ-1)

Berikut korban akibat ledakan atau kecelakaan kerja tersebut ;

1) Satut orang meninggal dunia atas nama, Dian W, Alamat Desa.  Kemantren Kec. Gedeg, Kab. Mojokerto.

2) Delapan orang, dirawat di RSUD RA Basoeni Kab. Mojokerto antar lain;

a) Agung, Alamat DeketKukon Desa Weru 2 / 0, Deket Kab. Lamongan, luka bakar bagian tangan,

b) Askam, Alamat Dusun Kemudi 01/01, Kemudi, Duduk Sampean Kab. Gresik, luka bakar bagian tangan,

c) Ahmad Ikhasan, alamat Dusun Pulo 2 / 10, Pulorejo Kec Dawar Kab. Mojokerto.

d) Askan, Alamat Tumenggung Baru Kec. Temenggungan Kab. Lamongan, mengalami luka bakar bagian tangan,

e) Taufikhir Rohman,  alamat Dusun Tanggulrejo  4 / 1. Desa  Tangggulrejo Kec. Manyar Kab. Gresik

f) Taufan Arfianto, Alamat Joto Sanut 1/ 1, desa Sanut Kec. Tikung Kab. Lamongan, mengalami luka bakar bagian tangan,

g) Rokim, alamat Dusun Nglorok  25 / 04. Kel.  Mulyorejo Kec. Tambakrejo Bojonegoro, luka bakar bagian tangan,

h) Laudi Toriga, bertempat di mes Barata Pekayon Kelurahan  Kranggan, Kec.Kranggan Kota Mojokerto, luka bakar bagian tangan,

3). 2 orang, dalam kondisi kritis dari RSUD RA Basoeni dirujuk ke RS Gatoel Kota Mojokerto,

a) Ali Suranto, alamat Klampis Lasem Gg.2 No. 5 Sukolilo Kota Surabaya.

b) Aulia Rahmad / Wahyu , alamat, Griyo Mapan Senyoso Blok AI No.29 Kelurahan  Tambak Sawah Kec.Waru Kab. Sidoarjo.

 

 

 


TENAGA KESEHATAN POSITIF COVID19, PELAYANAN PUSKESMAS TROWULAN MASIH NORMAL

 

Warga Trowulan Mojokerto Jawa Timur , resah. Keresahan tersebut timbul, dikarenakan adanya pegawai kesehatan di Puskesmas Trowulan, satu orang dinyatakan positif terpapar covid 19, lima orang reaktif rapid. Sementara Puskesmas, masih operasional memberikan layanan kesehatan masyarakat seperti biasa.

Seperti diketahui, Puskesmas tempat melayani masyarakat yang sakit dan memberikan pelayanan surat keterangan sehat atau rujukan. Manakala, puskesmas masih beroperasional memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dikuatirkan penyebaran covid 19, kian banyak. Puskesmas Trowulan menopang pelayanan kesehatan warga masyarakat Desa Trowulan, Bejijong, Temon, Sentonorejo, Pakis, Domas, Beloh, Wates umpak, Jambuwok, dan Jatipasar.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Puskesmas Trowulan dr. Mustakim, membenarkan adanya satu orang positif covid 19, dirinya sendiri. Ia saat ini, sedang melakukan isolasi mandiri dirumah bersama istrinya, yang juga positif covid19, cluster Diklat Pim 3 di Semarang beberapa waktu lalu.

Pihaknya mengaku, sudah memberikan laporan hal tersebut ke Dinas Kesehatan. “Saya sudah memberikan laporan ke Dinas Kesehatan. Terkait kebijakan penutupan Puskesmas ada pada Kepala Dinas,”ungkap Mustakim ketika dikonfirmasi via by phone. Dokter Mustakim sendiri mengaku sakit dan mengalami sesak napas dan isolasi mandiri dirumah.

Sedang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dr. Sujatmiko juga membenarkan adanya 1 orang, tenaga kesehatan Puskesmas Trowulan positif covid 19. Mengapa pihaknya memberikan kebijakan tetap operasional atau tidak menutup, untuk Puskesmas Trowulan. Alasanya, dari keputusan tim tracing tetap jalan. Ketika memberikan jawaban kepada wartawan melalui sms whatt apps.

Selain itu, pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yang positif terpapar covid 19, cluster diklat 3 Semarang. Kabid SDK , Kepala Puskesmas Trowulan dan Kabid Kesmas.

Para tenaga kesehatan yang banyak terpapar covid 19 beberapa pekan ini, disebabkan mengikuti Diklat 3 di Semarang kawasan zona merah di musim pandemi covid 19, yang digagas oleh BKPP Pemkab Mojokerto beberapa waktu lalu. (MJ-1)

 

 


PENGENDARA BAWAH UMUR DOMINASI PELANGGARAN DALAM OPERASI PATUH SEMERU 2020

Kapolres Mojokerto, AKBP. Dany Alexander Press Rilis Kamis (6/8)

Dampak, belum di mulainya proses kegiatan belajar mengajar disekolah, pelanggaran lalulintas banyak dilakukan oleh pelajar. Pelanggar modifikasi kendaraan, motor standar disulap menjadi balap. Seperti, ban sepeda motor diganti lebih kecil dari aslinya. Balapan liar, sepeda motor di protoli tinggal rangkanya saja. Atau seluruh atribut sepeda motor dilepas tidak mengindahkan peraturan lalulintas.

Setidaknya ada 1069 unit kendaraan sepeda motor terjaring dalam operasi patuh semeru 2020. Yang digelar oleh Polres Mojokerto Jawa Timur sejak 23 Juli – 5 Agustus 2020. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Mojokerto Jawa Timur, AKBP. Dony Alexander disela-sela rilis dihalaman Mapolres setempat, Selasa (6/8).

Jumlah pelanggaran yang ditindak petugas Polres Mojokerto Jawa Timur, pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm sebanyak 455 orang, kendaraan motor dengan menggunakan knalpot brong dan ban kecil atau tidak standar 129 orang, melakukan pelanggaran rambu-rambu lalulintas berupa melawan arus 94 orang, pengendara dibawa umur belum waktunya mengendarai sepeda motor 367 orang, melanggar peraturan laulintas dengan bentuk mengendarai sepeda motor lebih dari dua orang 24 orang. Barang bukti yang ditahan, berupa SIMK,STNK dan Sepeda Motor.


Para pelanggar lalulintas dikenakan pasal 291 tentang, tidak mengenakan helm SNI dengan denda maksimal Rp 250 ribu. Pasal 285 ayat (2) jo pasal 106 ayat (3) jo Pasal 48 (2) tentang, Kendaraan motor tidak memenuhi teknis meliputi, kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca, denda maksimal Rp.500 ribu.

Selain itu, pelanggar juga dikenakan pasal 287 (1) tentang, melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas atau marka, dikenai denda maksimal Rp 500 ribu. Untuk mereka yang melanggar pasal 281 jo pasal 77 ayat (1), tentang, mengemudikan kendaraan bermotor dijalan tidak memiliki SIM dikenai denda maksimal Rp 1 juta.

Seperti diketahui dalam Operasi Patuh Semeru 2020, yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung dari tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2020, diwilayah hukum Polres Mojokerto Jawa Timur, menindak pelanggar, tidak menggunakan helm, knalpot brong, melawan arus, anak bawah umur mengendarai kendaraan dan berboncengan lebih dari dua.

Dalam menjalankan tugasnya, Kepolisian sebelumnya melakukan pre emtif (melaksanakan himbauan dan teguran terhadap pelanggar lalulintas). Melaksanakan giat hunting pelanggaran lalulintas kasat mata. (MJ-1)

 

 

 


DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS
OLAHRAGA
DETAKINSPIRATIF
KRIMINAL
Superbigmatch
BUDAYA
Superbigmatch
SENI
Superbigmatch
SEJARAH
Superbigmatch

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD