IMAM BESAR MASJIDIL HARAM DO'A KAN ANIES BAWESDAN MENJADI PEMIMPIN AMANAH

Imam Besar Masjidil Haram Syaikh Abdurrahman as Sudais Bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan




Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan mendapatkan kehormatan bersilaturahmi dengan Imam Besar Masjidil Haram Syaikh as Sudais akrab disapa demikian atau lengkapnya Dr. Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan yang sederhana tersebut tanpa embel-embel politik praktis tentunya. Dilihat dari acaranya kemungkinan hubungan primordial sesama muslim. Dimana Imam Besar Masjidil Haram tersebut berpesan agar pak Anies sebagai pimpinan atau Gubernur dituntut untuk amanah dan mengayomi warganya. Pastinya, dengan iman islam sebagai pelindung rakyat.

Syaikh Abdurahman as Sudais memberikan kenang-kenangan cindera mata berupa Mushaf Al-Qur’an. Beliaunya juga berpesan dalam tulisan kepada orang nomor satu di DKI Jakarta itu, agar menjadi pemimpin yang baik dan adil bijaksana.


Berikut terjemahan surat yg ditulis di Mushaf itu, hadiah, tanda cinta, sayang, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta untaian doa yang tidak terputus-putus untuk Saudaraku DR. Anies Baswedan (Semoga Allah selalu menjaga beliau)

Ucapan selamat teruntuk beliau atas apa yang Alloh Subhaanahu Wa Ta'alla anugerahkan berupa menjadikan beliau Gubernur Jakarta.

Saya berwasiat kepada beliau agar senantiasa bertakwa (takut) kepada Allah Subhaanahu Wa Ta'alla dan berpegang teguh kepada Al-Qur'an Yang Agung ini dalam setiap hal.

Saya memohon kepada Allah Subhaanahu Wa Ta'ala untuk beliau semoga senantiasa diberikan taufik dan bimbingan dengan doa yang tulus dari Negeri Haramain yang Mulia dan untuk Bangsa Indonesia Tercinta.

Yang mencintaimu karena Allah Taala.

TTD

Dr. Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais.

Demikian, kemungkinan besar pesan tertulis Imam Besar Masjidil Haram tersebut kepada mantan menteri Pendidikan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. ( * )





Aturan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan 2019






JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin telah menentukan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) selama bulan Ramadan 2019.

Ketentuan itu ditetapkan dalam Surat Edaran Nomor 394 Tahun 2019 tertanggal 26 April 2019 dan ditujukan kepada para menteri, Kapolri, Panglima TNI, hingga kepala daerah.

Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan 5 hari kerja, jam masuk untuk hari Senin-Kamis yaitu pukul 08.00-15.00, dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30.

Sementara, jam kerja untuk hari Jumat berlaku pukul 08.00-15.30, dengan waktu istirahat pada 11.30-12.30.

Untuk instansi yang memberlakukan enam hari kerja, ASN diharuskan masuk pada pukul 08.00-14.00 pada hari Senin-Kamis, dan Sabtu. Waktu istirahat berlangsung selama 30 menit, pada pukul 12.00-12.30.

Pada setiap hari Jumat, jam masuk yang berlaku bagi ASN di lembaga dengan enam hari kerja adalah pukul 08.00-14.30, dengan waktu istirahat pada pukul 11.30-12.30.

Total waktu kerja efektif selama bulan Ramadan bagi ASN minimal 32,50 jam.

"Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan minimal 32,50 jam per minggu," demikian antara lain kutipan surat edaran tersebut.

Ketentuan pelaksanaan lebih lanjut ditentukan pimpinan pemerintah pusat dan daerah. (wib)







TOL JOMBANG - MOJOKERTO (JOMO ) TAMBAH REST AREA JELANG MUDIK BALIK LEBARAN





JOMBANG - Untuk memberikan rasa nyaman kepada para pengguna jasa tol, ASTRA Tol Jombang - Mojokerto  ( JOMO ) menambah rest area di KM 695 Kedung Melati  dan 678. Rest area tersebut dinamakan Teras Melati 695 dan rest  area Teras Dipa 678.

Penambahan rest area tersebut diresmikan oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan didampingi oleh jajaran Direksi ASTRA Infra serta jajaran Direksi ASTRA Tol Jomo. Tampak hadir Wakil Bupati Sumrambah dan Sekda Jombang Achmad Jazuli.

Dikatakan oleh Presdir ASTRA Tol JOMO Wiwiek D. Santoso dengan ditambahkanya dua rest area atau tempat istirahat dan pelayanan agar pengguna jalan tol JOMO semakin nyaman. Apalagi mendekati arus mudik balik lebaran 2019 nanti, “Kata ia.

Rest area Teras Melati 695 dan Teras Dipa 678 telah dilengkapi fasilitas bermain anak, pijat teraphy, pasar swalayan serta makanan khas Jombang Jawa Timuran. Termasuk oleh-oleh untuk para penggunan jalan Tol JOMO. Selain itu sarana dan prasaran tempat ibadah, toilet dan kamar mandi serta bengkel juga disediakan.

Presiden Direktur ASTRA Tol Jomo Wiwiek D. Santoso
Lebih lanjut Wiwiek mengatakan, rest area Teras Melati 695 dan Teras Dipa 678 merupakan tempat tempat istirahat dan pelayanan tipe B. Dengan menghadirkan konsep berbeda dari yang lain. Memadukan keindahan alam dan bangunan modern, dimana rest area ini mempunyai ruang terbuka hijau sehingga pencahayaan dan tata udara lebih banyak bermanfaat.

Rest area Teras Melati 695 dan Teras Dipa 678 juga ada tempat untuk foto selfie, sehingga pengguna jasa Tol JOMO yang beristirahat bisa berfoto selfie bersama keluarga maupun kerabat lainya. Bisa untuk kenang-kenangan.

Lahan parkir bisa menampung 74 kendaraan kecil dan 8 kendaraan besar. Tidak lupa ada makanan khas Jombang yang berjualan rest area ini. Keberadaan rest area Teras Melati 695 dan Teras Dipa 678 mendorong perekonomian masyarakat sekitar. ( end )



MKP DIJADIKAN TSK TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG OLEH KPK

Juru Bicara KPK, Febridiansyah

JAKARTA -  Bupati non aktif Mojokerto Jawa Timur ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU ) senilai Rp. 34 Miliar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya Mustofa Kamal Pasa ( MKP ) ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi

"Dari penerimaan gratifikasi sekitar Rp 34 miliar tersebut, KPK menemukan dugaan tindak pidana pencucian uang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/12).

Mustofa diduga telah menyimpan secara tunai atau sebagian disetorkan ke rekening bank yang bersangkutan. Selain itu, Mustofa disinyalir menyimpan uang itu melalui perusahaan milik keluarga pada MUSIKA Group, yaitu CV MUSIKA, PT Sirkah Purbantara dan PT Jisoelman Putra Bangsa dengan modus hutang bahan atau beton.

Selain itu, Mustofa juga diduga membelanjakan hasil penerimaan gratifikasi itu menjadi kendaraan roda empat sebanyak 30 unit atas nama pihak lain, kendaraan roda dua sebanyak 2 unit, jetski sejumlah 5 unit, dan uang tunai Rp 4,2 miliar.

Atas perbuatan itu, kata Febri, Mustofa dijerat Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Febri mengatakan penyidik KPK juga telah menyita sejumlah aset Mustofa, antara lain 30 unit mobil, 2 unit kendaraan, 5 unit jetski, uang tunai sekitar Rp4,2 miliar, serta dokumen MUSIKA Group.

Mustofa ditetapkan sebagai tersangka suap terkait pengurusan izin prinsip pemanfaatan ruang (IPPR) dan izin mendirikan bangunan (IMB) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto tahun 2015.


Bupati Non Aktif  Mojokerto Mustafa Kamal Pasa
Mustofa diduga menerima sekitar Rp. 2,9 miliar terkait pengurusan IPPR dan IMB pada Juni 2015, dengan rincian dari Tower Bersama Group sebesar Rp2,35 miliar dan dari PT Protelindo sebesar Rp550 juta. Sementara dalam kasus dugaan gratifikasi, Bupati Mojokerto dua periode itu disinyalir menerima Rp34 miliar dari rekanan pelaksana proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto, Dinas, SKPD, Camat, dan Kepala Sekolah SD-SMA.

Sebelumnya, pada bulan Mei 2018, Koalisi Masyarakat Antikorupsi dan Pengadilan Bersih Jawa Timur mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga dilakukan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

“Ada baiknya kasus tersebut diambil alih KPK jika memang kepolisian memiliki kendala dalam penanganannya,” kata Zainuddin, pegiat Koalisi Masyarakat Anti Korupsi dan Peradilan Bersih Jawa Timur, Kamis, 3 Mei 2018.

Dalam kasus TPPU, status Mustofa sudah tersangka sejak 2014. Namun tidak ada tindakan hukum selanjutnya dari Polri. “Kami menyayangkan kenapa kasus yang ditangani Polri stagnan, padahal dia (Mustofa) sudah tersangka sejak tahun 2014,” kata Zainuddin.

Zainuddin mengatakan status tersangka Mustofa dalam dugaan TPPU yang ditangani Polri  muncul dalam laporan tahunan KPK pada 2015 dan 2016. “Setelah dilakukan korsup (kordinasi dan supervisi) KPK ke Bareskrim, diketahui statusnya ternyata tersangka,” ucapnya.

Dalam laporan tahunan KPK yang diunggah di website www.kpk.go.id  tertera  status Mustofa sebagai tersangka dugaan TPPU yang ditangani Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri. Penanganan Dittipideksus berdasarkan surat Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Nomor: R/1974/Tipidkor/XII/2014/Bareskrim tanggal 31 Desember 2014.

TPPU  Mustofa terkait dengan dugaan gratifikasi yang dia terima dari  Direktur PT Cipta Inti Parmindo (CIP) Yudi Setiawan. Yudi adalah terpidana kasus kredit fiktif Bank Jatim Cabang HR Muhammad Surabaya Rp 52,3 miliar pada 2013.

Mustofa diduga pernah beberapa kali menerima uang secara tunai maupun melalui rekening baik langsung maupun tidak langsung dari Yudi. Gratifikasi tersebut sebagai imbalan atas proyek yang didapat Yudi di Kabupaten Mojokerto pada 2011.


Zaenal Abidin Mantan Kepala Dinas PUPR Pemkab Mojokerto
Proyek tersebut antara lain pengadaan buku dan alat penunjang pendidikan untuk sekolah dasar Rp 22 miliar dan 100 paket proyek infrastruktur Rp 10 miliar yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Mojokerto. “Fee proyek itu diambilkan Yudi dari hasil kredit fiktif di Bank Jatim,” kata salah satu orang kepercayaan Yudi yang tak mau disebut identitasnya.

Kasus Yudi juga menyeret bekas isterinya, Carolina Gunadi. MKP pernah dimintai keterangan sebagai saksi untuk terpidana Carolina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, 21 November 2013. Namun dalam fakta persidangan MKP membantah pernah menerima uang dari Yudi maupun Carolina dan Mustofa lolos dari jerat hukum.

Pada saat itu juru bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta pada Senin, 7 Mei 2018 mengatakan kepada wartawan, penyidik KPK melakukan penyitaan mobil MKP pada hari Jumat dan Sabtu, 4-5 Mei 2018, menyita harta bergerak berupa 30 kendaraan roda empat diduga dari hasil penerimaan gratifikasi oleh tersangka Mustofa Kamal Pasa.

Mobil yang disita itu antara lain satu unit Nissan Xtrail 2004 abu-abu metalik, satu unit Nissan Navara, tiga unit Nissan March, satu unit Toyota Fortuner 2013, satu unit Toyota Camry 2003 hitam, satu unit Toyota Yaris 2015 putih, satu unit Toyota Kijang Innova abu-abu, dua unit Mitsubishi Pajero, dan satu unit Mitsubishi Grandis 2006 hitam.

Selanjutnya, dua unit Suzuki Swift, satu unit Suzuki A1J3 2014 merah, satu unit Suzuki Katana 1993 putih, satu unit Honda Jazz 2008 putih, satu unit KIA New Picanto Tahun 2010 merah, satu unit KIA New Rio 2012 putih, dan satu unit Daihatsu Taft 1997 abu-abu.

Dalam kasus ini, Mustofa bersama dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto 2010-2015 Zainal Abidin telah ditetapkan sebagai tersangka. Mustofa dan Zainal diduga menerima fee dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, termasuk proyek pembangunan jalan pada 2015 dan proyek lain. Dugaan penerimaan gratifikasi setidak-tidaknya Rp 3,7 miliar. (*)

TNI AD JUARA UMUM MENEMBAK TINGKAT ASEAN DI MALAYSIA


Kontingen TNI AD di lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018, Malaysia




Kontingen TNI AD di lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 masih superior. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil lomba hingga hari kelima, Kamis 22 November 2018 di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia.

"Berdasarkan laporan harian yang berasal dari kontingen di sana (Malaysia), sampai hari ini TNI AD kembali menyapu bersih trofi dan medali emas yang diperebutkan," kata Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan persnya.

Dengan tambahan tiga buah ini dan enam medali emas membuat TNI AD menambah koleksi.

"Semestinya saat ini kami bisa mengoleksi tujuh trofi, 29 emas, 10 perak dan delapan perunggu. Namun karena emas karaben secara keseluruhan tidak bisa diperuntukkan bagi orang-orang yang baru 28:55," ujarnya.

Sesuai agenda lomba, selesai memperebutkan 4 trofi dan 8 emas. Namun, karena hujan, maka cabang lomba Senapan M3 yang memperebutkan 1 trofi individu dan tiga emas yaitu emas Individu M3, emas Tim M3, dan emas Keseluruhan Ditunda individu.


"Pertandingan dari tim Karaben Match 5 Falling Plate dan Secara keseluruhan, Pistol Putra Match 4 tim dan Secara keseluruhan, dan Pistol Putri Match 3 tim dan Secara keseluruhan," ucap Candra.

Candra menjelaskan, jika sebelumnya masih terdapat empat negara yang belum mendapatkan medali, maka saat ini tinggal satu negara yang belum membeli medali, yaitu Kamboja.

"Hal ini positif, karena pertandingan lebih kompetitif. Semoga ini semakin memacu tim kami untuk lebih fokus dan semangat dalam meraih kemenangan," katanya.

Prestasi Indonesia dalam AARM pun sudah diperhitungkan sejak awal dimulainya gelaran lomba ini pada tahun 1991.

Dikutip dari situs Army.mod.gov.my, Indonesia telah 12 kali menjadi juara dalam lomba yang telah digelar 27 kali itu.

Dua tahun terakhir, Indonesia berjaya di Filipina tahun 2016 dan di Singapura tahun 2017.


Kini, dalam perlombaan yang diadakan di Malaysia, Indonesia mempertahankan gelar juara tiga kali berturut-turut.

Mengingat perolehan emas Indonesia yang jauh dari para pesaingnya.

“Dua trofi tambahan dari individual cabang karaben match 1 sampai dengan 3 oleh Pratu Ali Firdaus dan cabang pistol putri oleh Sertu Pratiwi. Perolehan trofi dihitung berdasarkan indeks nilai tertinggi, baik secara perorangan maupun tim,” tutur Candra.

Sementara, pada cabang senapan yang baru dipertandingkan kemarin, Indonesia juga langsung merebut dua medali emas yaitu match 1 individual oleh Sertu Woly dan Tim TNI AD.

”Perhitungan perolehan medali memang agak unik, karena perolehan medali tim dan trofi dihitung secara akumulasi dari hari pertama,” ujar Candra. (end)


Perolehan Medali :

1. Indonesia (7 trophy, 28 emas, 10 perak dan 8 perunggu)

 2. Thailand (2 trophy, 6 emas, 21 perak dan 7 perunggu)

3. Philipina (2 emas, 2 perak dan 11 perunggu)

4. Malaysia (1 perak dan 7 perunggu)

5. Brunei (1 perak)

6. Myanmar (1 perak)

7. Vietnam (1 perunggu)

8. Singapura (1 perunggu)

9. Laos (1 perunggu)

10. Kamboja (-)





HARI PELANGGAN NASIONAL, PLN SERVICE MASYARAKAT PERBAIKI LISTRIK TANPA PADAM

PASUKAN KHUSUS PDKB PLN JATIM, PERBAIKI ISOLATOR LISTRIK TANPA PADAM
Surodinawan, 4 September 2018



PLN distribusi Jawa Timur serius tangani pelayanan pelanggan, dengan cara pelayanan tanpa padam. Agar pelanggan tetap nyaman dan tidak merasa terganggu dengan adanya pemadaman listrik, tatkala ada gangguan.

Maka, PLN distribusi Jawa Timur menurunkan pasukan khusus PDKB ( Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan. Hal itu diungkapkan oleh Bob Saril General Manager Distribusi PLN Jawa Timur kepada “ DETAKINSPIRATIF’’ disela-sela “Apel Hari Pelanggan Nasional” di lapangan Raden Wijaya Surodinawan Kota Mojokerto Jawa Timur, 4 September 2018 tadi pagi.

Tim elit PLN bernama Perang Padam yang berjumlah 170 orang terdiri 20 regu PDKB, siap bertugas melaksanakan kegiatan penanganan gangguan, pemeliharaan maupun pembangunan jaringan baru, secara Online atau tanpa padam dengan pasukan khususnya yakni Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
 
Bob Saril GM Distribusi PLN Jatim
Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional jatuh pada 04 September 2018, sebagai bentuk nyata peningkatan kualitas pelayanan, kompetensi, kekompakan dan kepatuhan tim PDKB, PLN Distribusi Jawa Timur mengadakan Bakti PDKB Tahun 2018.

Kegiatan yang diawali dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Raden Wijaya Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dengan melibatkan 170 personil PLN Distribusi Jatim, dipimpin langsung oleh Bob Saril General Manager PLN Distribusi Jawa Timur.

Dalam acara yang digelar tersebut tampak hadir  Forpimda Mojokerto, Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Hadi Suprayitno , Walikota Mojokerto yang diwakili Kabag Humas Pemkot Mojokerto Chairil Anwar  dan dari Kodim 0815 Mojokerto.

Bob Saril selaku General Manager PLN Distribusi Jawa Timur berharap adanya Tim Elit PDKB dapat mendukung pelayanan yang handal terutama di kawasan potensial industri yang ada di Mojokerto dan Mojosari dimana kehandalan pasokan sangat dibutuhkan. Selain itu, Bakti PDKB ini juga diharapkan dapat menciptakan personel yang kompak dengan kompetensi dan tata kelola PDKB yang baik sehingga terwujud zero accident.

Setelah menjalankan apel tim PDKB Area Mojokerto melakukan simulasi PDKB sentuh langsung oleh pasukan khusus.

General Manager PLN Distribusi Jatim memberikan keterangan di sela simulasi alat mobil sentuh PLN
Hal tersebut berguna untuk melakukan latihan keselamatan dalam melalukan tugas kelistrikan.


Selama 3 hari tim PDKB seluruh Jawa Timur akan melakukan pekerjaan dengan melakukan penanganan di 70 titik.

Menurut Bob Saril Untuk wilayah Area Mojokerto sendiri mempunyai daya kelistrikan yang berkecukupan.

Pelanggan Premium yang berada diwilayah kota dan Kabupaten Mojokerto sementara terdapat 3 perusahaan. “Untuk Pelangganan daya rumah tangga khususnya di Mojokerto sudah berkecukupan, dan target PLN Distribusi Jatim akan di titik beratkan ke perusahaan atau industri yaitu pelayanan Premium, sementara masih 3 perusahaan yang sudah MoU dan targetkan untuk Mojokerto 25 perusahaan yang menggunakan Pelanggan Premium,” kata Bob Saril.

Reporter ; Endro

PENYELAMATAN PARA PENDAKI RINJANI OLEH PETUGAS GABUNGAN

Tim Evakuasi Gabungan Basarnas, TNI, Polri, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani



TIM Evakuasi Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BTNGR (Balai Taman Nasional Gunung Rinjani), tenaga medis, dan relawan telah berhasil mengevakuasi 543 orang dari Gunung Rinjani Lombok pada 30/7/2018 sore hari. Sebanyak 543 orang pendaki tersebut adalah wisatawan asing 189 orang,  pendaki wisatawan nusantara 173 orang, guide 31 orang, dan porter 150 orang. Semua korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat dan selamat. Demikian dilaporkan oleh Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Hingga Selasa (31/7/2018) pagi masih terdapat 6 orang dan 1 jenasah yang masih terdapat di Gunung Rinjani. Keenam orang tersebut adalah 3 orang pegawai Pusdiklat LKPP, 2 orang porter dan 1 orang guide. Sedangkan 1 orang jenasa adalah Muhammad Ainul Muksin serotang pendaki asal Makassar yang meninggal akibat tertimpa material longsor di Gunung Rinjani saat terjadi gempa bumi.

Sejak 30/7/2018 malam Tim Evakuasi Gabungan telah dikirim ke Gunung Rinjani untuk evakuasi keenam korban dan satu jenasah. Tim Evakuasi Gabungan telah berhasil menemukan mereka dalam kondisi sehat dan selamat pada 31/7/2018 pukul 06.51 WITA.

Laporan perkembangan proses evakuasi keenam pendaki Gunung Rinjani yang dilaporkan oleh Tim Evakuasi Gabungan langsung dari lapangan sebagai berikut:

Pukul 06.51 WITA. Posisi survivor 6 orang masih berada di Danau Segara Anak dengan memberi tanda terpal warna orange.
Posisi jenazah masih pada posisi sebelumnya di Jembatan 1 dari Danau Segara Anak KM 10.
Tim Evakuasi terdepan 28 orang dari Basarnas, TNI dan BTNGR telah berjalan turun ke Danau Segara Anak pada pukul 06.30 WITA.
Informasi dari tim yang di Pelawangan masih terjadi longsor di jalan ke arah Danau Segara Anak.
9 orang Tim Evakuasi berada di Pos 3 Sembalun membawa tambahan logistik bergerak menuju Pelawangan.

Pukul 07.00 WITA dilakukan briefing Posko Bersama.

Pukul 07.48 WITA kondisi jenasah sudah dikemas dan siap diangkut. Perkiraan tiba di Pelawangan 2-3 jam, 20 orang menangani ini.

Pukul 08.00 WITA tambahan 15 orang tenaga dari Basarnas.
Pukul 08.8 WITA dropping logistik ke Pelawangan.

Pukul 08.22 WITA jenazah mendekati Pelawangan. Pukul 08.22 WITA Tim Evakuasi ke Danau Segara Anak untuk evakuasi keenam orang.
Pukul 08.22 WITA tambahan porter untuk evakuasi 8 orang.
Pukul 08.50 WITA trial ke-3 pemakaian helicopter Basarnas dan BNPB untuk evakuasi 6 orang di Danau Segara Anak.

Pukul 09.01 WITA drop logistic via helicopter BNPB landing di Pelawangan dan helicopter Basarnas ke Danau Segara Anak.
Pukul 09.07 WITA 7 orang warga lokal ditemukan di Gua Susu/Aik Kalaq.
Pukul 09.07 WITA Tim SAR evakuasi korban, dimana 3 pendaki WNI diarahkan ke heli untuk evakuasi, 3 porter dan 7 orang yang ditemukan di Gua Susu diarahkan ke Pelawangan.
Pukul 09.39 WITA heli berhasil evakuasi 3 orang dan mendarat di Sembalun, tindakan medis dilakukan untuk cek kondisi oleh Posko Terpadu Sembalun. Pendaki atas nama Suharti, (wanita, 45 tahun, asal Cibubur, Kapusdiklat LKPP) dan 2 staff Pusdiklat LKPP (Erlin Halimatussadiyah wanita 26 th asal Bekasi, dan M. Bagus Novandi Laki-laki 23 th asal Bogor. Kondisi ketiga korban sehat dan selamat.
Pukul 10.44 WITA. Tim pembawa jenasah sudah di Pelawangan. Tim menyiapkan helipad untuk kemungkinan evakuasi via udara.

Proses evakuasi ke 10 orang masih dilakukan oleh Tim Evakuasi Gabungan.
Hingga saat ini, jumlah pengunjung Gunung Rinjani yang turun sampai tanggal 29-31 Juli pukul 10.13 WITA sebanyak 1.090 orang terdiri dari 723 orang warga negara asing dan 367 orang warga negara Indonesia. Tidak ada korban meninggal dunia dan luka-luka dari pengunjung warga negara asing saat terjadi gempa 6,4 SR pada29/7/2018 pukul 05.47 WITA hingga semuanya dievakuasi. ( * )






PANORAMA INDONESIA MINAHASA

Bukit Tetempangan Tawarkan Panorama Minahasa yang Memukau



Bukit Tetempangan berada di Desa Koha, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara. Lokasinya yang berada pada ketinggian 568 meter di atas permukaan laut (mdpl) menghasilkan panorama memukau.

Tempat wisata tersebut, awalnya justru hanya digunakan sebagai tempat untuk olahraga paralayang. Namun, karena pemandangan yang tidak biasa, membuatnya semakin tersohor dan menjadi objek wisata untuk mengagumi pemandangan beberapa kota Sulawesi Utara.

"Penemuan tempat ini berasal dari pencarian untuk lokasi yang tepat buat paralayang, dulunya ini hamparan pohon pala dan cengkeh saja," kata salah satu pilot solo Kawanua Paragliding Club Melissa Manueke, yang merupakan organisasi pengelola Bukit Tetempangan.

Pemilihan tempat tersebut karena lokasinya yang cukup strategis. Terletak tidak terlalu jauh dari Kota Manado, hanya sekitar 15 km danmemiliki prospek angin yang baik, sebab menawarkan arah angin yang beragam.

Setelah pengelolaan berjalan, wisatawan pun mulai berdatangan. Tempat itu pun tidak lagi menampung untuk pecinta paralayang saja, namun juga komunitas lain yang ingin memanfaatkan fasilitas di sekitarnya seperti offroad.

Bukit ini menawarkan pemandangan terbuka dan menghadap langsung ke laut dan hamparan perkebunan pala dan cengkeh dari sisi kiri dan kanan. Bukit Tetempangan juga menjadi lokasi melihat matahari terbit dan terbenam.

Jika ingin merasakan sensasi menyaksikan pemandangan dengan cara berbeda, Melissa menjelaskan pengunjung bisa mencoba paralayang. Bagi wisatawan lokal cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 750 ribu dan wisatawan mancanegara dengan harga 120 dolar Amerika tanpa batas durasi.

Aktivitas paralayang di puncak Bukit Tetempangan, Minahasa, Sulut.
  .








DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD