TIM BANK SUMSEL BABEL MERASA ANEH BELUM PERNAH MENANG LAWAN SAMATOR

Baca Juga

PALEMBANG - Tuan rumah Palembang Bank Sumsel Babel selalu tumbang ketika berhadapan dengan Tim Surabaya Bhayangkara Samator dalam lanjutan kompetisi bola voli Proliga kasta tertinggi di tanah air ini.

Dan, ini yang menjadi pemantik sang pelatih Bank Sumsel Babel untuk memutar strategi di laga selanjutnya.

Di pertandingan malam tadi yang berlangsung di GOR PSCC Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (11/1). Kembali, tim tuan rumah Bank Sumsel Babel dipecundangi Bhayangkara Samator dengan skor 3-0 (25-21, 25-23, 25-22).

Meski, sempat melakukan perlawanan sengit, dan didukung suporter fanatiknya, Tidak menyurutkan semangat perang Bhayangkara Samator untuk berlaga bak banteng ketaton.

Set pertama tim Surabaya Bhayangkara Samator menang  dengan skor 25-21.

Memasuki set kedua Bank SumselBabe, berupaya memperbaiki serangan hingga  menyamakan  kedudukan 10-10, hingga 14-14, tapi pertahanan dari Bhayangkara Samator terlalu kokoh untuk diruntuhkan hingga dengan mudah mengamankan skor 25-23.

Meski begitu tuan rumah pun memiliki pemain baru yang menjadi andalan yaitu Danijel Galic, yang diharapkan mampu mendominasi, tapi Reidel Alfonso Gonzalez Toiran yang baru ikut bergabung membela Samator pun mampu mendukung pertahanan dan mengakhiri laga dengan mudah 25-22.

“Syukur diberi kemenangan dan keselamatan. Tadi kami sebelum berangkat hanya simpel menyampaikan ke pemain, jangan sampai diulangi lagi seperti waktu di Bandung, pertama dan terakhir waktu kita kalah lawan Pertamina. Jadi semua akan kita bangkitkan secara mental dan tentu tekniknya juga,” ujar Pelatih Bhayangkara Samator, Ibarsyah Djanu Tjahjono.

“Bank SumselBabel kami anggap tim yang bagus, apalagi mereka tampil pertama sebagai tuan rumah, sudah pasti mereka tampil all out. Tapi saya tadi masih buta sama pemain nomor 18, karena ini permainan pertamanya dan hingga teman-teman pelatih terus mengamati. Kalau untuk evaluasi kami akan tetap meningkatkan servis, passing hingga blok, tiga hal itu yang paling kami awasi yang paling utama,” tambahnya.

Sementara untuk Manajer Bank SumselBabel Wilsar Lubis mengatakan bahwa memang sebenarnya ada pemain baru asing yaitu Danijel Galic, ia disosok pemain bagus hanya saja waktunya terlalu sempit hingga latihan masih kurang maksimal. Tapi dengan percaya diri ia mengatakan jika nanti minggu depan atau dua minggu lagi Galic akan semakin bagus.

“Pengalaman kita kan memang beberapa tahun ini kalau lawan Samator kan selalu kalah, saya jujur memang tim ini unik, mereka sangat susah kita kalahkan, kalau tipe kita sama dia itu udah masuk dari teknis dan lainnya, tapi kita tidak dapat kuncinya. Jalan kita kan masih panjang sebenarnya, kalau kita mau jadi juara kita harus tau bagaimana caranya mengalahkan Bhayangkara Samator, kalau yang lain masih bisa kita kalahkan,” ungkap Wilsar Lubis.

“Mungkin nanti setelah ini akan ada evaluasi kembali bersama tim dan Minggu kami akan tampil dengan formasi yang beda begitu. Tadi bisa dilihat bahwa memang masih ada yang kurang perform dan kita musti ganti, yang penting kita breafing dulu. Memang pemaing asing ini bagus, tapi kan tidak mungkin kita baru berlatih satu minggu langsung dapat feel, dia pasti perlu adaptasi dulu nanti juga bagus kok,” tuntas Pelatih Bank SumselBabel, Pascal Wilmar.(*/ end )

DETAK VIDEOS
SPORT VIDEOS

 
PT. DETAK INSPIRATIF INDONESIA ( DE INS SIA )
SIBERLI WWD